Saya
mau mencoba menuliskan tentang kuliner di kota Makassar, karena saya pernah
tinggal di kota yang di juluki dengan kota “Angin Mamiri ” selama 12
tahun dari SD sampai saya tamat SMA. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk
mengambil kuliah di Bandung dan jauh dari orang tua. Tapi sebenarnya saya
adalah asli orang Magelang (Jawa Tengah) namun karena pekerjaan orang tua
sebagai BUMN yang diharuskan untuk berpindah-pindah tempat kerja dari satu kota
ke kota lain nya, yang pada akhirnya orang tua ditugaskan untuk bekerja di
Makassar dan menetap disana. Ibuku bilang waktu umurku 2 tahun akunjuga pernah
tinggal di Manokwari (Papua), karena umurku
yang masih sangat kecil aku tidak ingat seperti apa kota Manokwari itu.
Ya
sudahlah kita kembali ke topik utama yaitu tentang kuliner khas di Makassar.
Masih terbayang dalam benak ku tentang makanan yang satu ini nih namanya KAPURUNG.
 |
| Kapurung |
Ada yang tau ngga apa itu kapurung? Pasti penasaran kan, apa sih itu kapurung?
Dari namanya aja udah terdengar aneh, gimana dengan rasa dan bentuknya?. Oke
saya akan jelaskan tentang makanan ini sebenernya KAPURUNG itu berasal dari
Luwu kota Palopo, kapurung terbuat dari sagu dan dimasak membentuk jadi
bola-bola kecil dengan menggunakan sumpit kecil atau tusuk sate, lalu di
masukkan ke kuah sayuran (bayam, jantung pisang, da kangkung) dan di tambah
dengan ikan bolu atau ikan banyar. Bagi sebagian orang yang melihat makanan ini
akan merasa enggan untuk memakannya karena teksturnya yang kenyal dan agak
lengket tapi dijamin enak deh kalau udah nyobain ^o^. Rumah makan yang paling
terkenal dengan KAPURUNG nya adalah “AROMA LUWU “ rumah makan ini dapat
ditemukan di Jln. Cendrawasih. Bukan hanya kapurung saja yang terkenal karena
bentuk dan rasanya yang khas, masih banyak kuliner khas Makassar yang
menyajikan cita rasa yang tidak kalah enaknya dengan kapurung seperti

Sop
Konro berasal dari Bugis dan Makassar sop ini dibuat dari iga sapi atau daging
sapi, kuahnya berwarna coklat kehitaman warna hitamnya berasal dari buah
kluwek.
Coto
Makassar juga merupakan makanan khas Sulawesi, ini sejenis sop yang dibuat dari
jeroan dan daging sapi lalu dipotong
menjadi dadu kecil dan dibumbui dengan rempah-rempah dan disajikan dalam mangok
kecil bersama dengan ketupat atau burasa (lontong bersantan).
Pallu
Basa tidak jauh berbeda dengan coto Makassar, pallubasa juga terbuat darijeroan
dan daging sapi atau kerbau lalu direbus selama beberapa jam, setelah matang ditambahkan
dengan irisan daging dan disajikan dalam mangkok bersama dengan nasi putih yang
hangat.
Sop
saudara hmmm aku juga tidak tau asal mula kenapa dinamakan dengan sop saudara
mungkin karena yang buat nya bersaudara kali ya hehehe… ini adalah salah satu
makanan yang aku rekomendasikan loh ^^. Sop saudara sejenis hidangan yang
berkuah yang terbuat dari daging sapi, bihun, perkedel kentang, dan telur rebus
lalu disajikan
bersama dengan nasi putih atau ikan bolu.
Mie
Titi ini nih makanan khas Makassar yang paling aku suka selain sop saudara. Bentuk
mie nya yang kering dan kriuk-kriuk serta kuahnya yang khas yang bikin kita
ketagihan terus kalau udah mencobanya. Mie titi terbuat dari mie kering dan
dicampur dengan bahan-bahan seperti daging ayam, bakso, hati ayam, sayur, telur
dan bumbu rempah-rempah.
Pallu
Mara terbuat dari bahan dasar ikan yang dimasak menjadi kuah kuning serta bumbu
rempah-rempah dan keluwak untuk membuat kuah nya terasa kental.
Oke
sampai disini dulu ya ceritanya sampai ketemu dilain waktu ^_^ thanks udah mau
baca dan mampir ke blog aku
(Annyeong Chingudeul hehe)